Tampilkan postingan dengan label Wisata Bali. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata Bali. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 27 Juni 2009

Resto Makanan Halal di Bali

Bagi anda yabng beragama isalam,tak usah khawatir tentang makanan di Bali.

Walaupun mayoritas penduduk Bali adalah non-musllim, namun banyak tersedia tempat makan untuk muslim yang menyediakan makanan halal.

Berikut hasil jalan - jalan kami menemukan makanan halal bagi tamu - tamu domestik yang berumat muslim.

Ayam Bakar Taliwang
lokasi : Jl. Teuku Umar Denpasar
buka : makan siang, makan malam
makanan : Ayam Bakar Kampung

Warung Plengkung
lokasi : Jl. Raya Kuta
buka : makan siang, makan malam
makanan : Ayam dan Ikan Bakar/Goreng

Pawon Pasundan
lokasi : Jl Kediri Kuta
buka : makan siang, makan malam
makanan : Khas Sunda

Tulang Lunak Hayam Wuruk
lokasi : Jl. Hayam Wuruk Denpasar
buka : makan siang, makan malam
makanan : Presto Ayam, Bebek dan Ikan

Ny Nita Tulang Lunak
lokasi : Jl. Hayam Wuruk, Jl Teuku Umar, Jl. Gatot Subroto Denpasar
buka : makan siang, makan malam
makanan : Presto Ayam, Bebek, Ikan

Kentucky Fried Chicken
lokasi : Denpasar, Sanur, Kuta, Nusa Dua
buka : makan pagi, makan siang, makan malam
makanan : Ayam Goreng

McDonalds
lokasi : Denpasar, Sanur, Kuta, Jimbaran
buka : makan pagi, makan siang, makan malam (24 jam)
makanan : Ayam Goreng

Natrabu Padang
lokasi : Jl. By Pass Ngurah Rai Sanur
buka : makan siang, makan malam
makanan : Khas Padang

Warung Bandung
lokasi : Jl. Sunset Road Kuta
buka : makan siang, makan malam
makanan : Jawa Barat

Ikan Bakar Jimbaran
lokasi : Sepanjang Pantai Jimbaran
buka : makan siang, makan malam
makanan : Ikan Bakar

Restaurant Padang
lokasi : Denpasar, Kuta, Nusa Dua, Jimbaran, Sanur, Legian, Ubud
buka : makan siang, makan malam
makanan : Khas Padang

Suling Bali Restaurant
lokasi : Jl. Kintamani
buka : makan siang
makanan : Indonesia

Restaurant Cianjur
lokasi : Renon Denpasar
buka : makan siang, makan malam
makanan : Jawa Barat

Mentari Restaurant
lokasi : Bedugul Jl. Yudistira Denpasar Bali
buka : makan siang
makanan : INdonesia

Ayam Bakar Taliwang Bedugul
lokasi : Bedugul
buka : makan siang
makanan : Ayam bakar

Wisata kuliner Bali

Jalan-jalan ke pulau Bali,memberi kenangan yang tidak mugkin di lupakan

Tapi Ingat !!!

Jangan lewatkan wisata kuliner selama liburan di Bali, nikmati berbagai makanan khas yang hanya ada di Bali. Simak pilihan resto, cafe dan warung yang tersedia untuk liburan Anda di pulau Bali.

Liburan ke Bali rasanya kurang lengkap bila tidak disertai dengan wisata kuliner, untuk mencoba berbagai jenis makanan yang hanya tersedia di Bali.

Bali memang unik begitu pula makanan yang ada di pulau ini, dari yang mewah hingga sederhana, dari masakan internasional hingga makanan khas tradisional Bali. Semua dapat Anda coba selama berlibur di Bali.

Berikut pilihan tempat makan yang sering dikunjungi turis domestik maupun mancanegara :

Juga tersedia Pilihan Resto dengan Makanan Halal selama liburan di Bali.


1.Kuta, Legian & Seminyak

Warung Made
lokasi : Jl. Banjar Seminyak
buka : makan pagi, makan siang, makan malam
makanan : Asia & Internasional

Hard Rock Cafe
lokasi : Jl. Pantai Kuta
buka : makan siang, makan malam
makanan : Asia & Internasional

Papa's Cafe
lokasi : Jl Pantai Kuta
buka : makan siang, makan malam
makanan : Itali

Kafe Warisan
lokasi : Jl. Kerobokan Kuta
buka : makan siang, makan malam
makanan : Perancis

Gado - Gado
lokasi : Jl. Dhyana Pura 99
buka : makan siang, makan malam
makanan : Internasional

Ku De Ta (Kudeta)
lokasi : Jl. Laksmana No. 9 Seminyak
buka : makan siang, makan malam
makanan : Internasional

Bali Bakery
lokasi : Jl. Raya Kuta
buka : makan pagi, makan siang, makan malam
makanan : Asia & Internasional

Dijon Cafe
lokasi : Jl. Setia Budi Kuta
buka : makan siang, makan malam
makanan : Internasional

Kafe Batan Waru Tuban
lokasi : Jl. Kartika Plaza
buka : makan siang, makan malam
makanan : Asia & Internasional

Bali Deli Cafe
lokasi : Jl. Kunti 117 X Seminyak
buka : makan siang, makan malam
makanan : Bistro Perancis Asia & Internasional

Hu'u Bali
lokasi : Jl. Petitenget Seminyak
buka : makan siang, makan malam
makanan : Internasional

Hard Rock Cafe
lokasi : Jl. Pantai Kuta
buka : makan siang, makan malam
makanan : Asia & Internasional

2.Denpasar & Sanur

Warung Satria
lokasi : Jl. WR Supratman Tohpati Denpasar
buka : makan pagi, makan siang, makan malam
makanan : Nasi Campur Bali (Ayam)

Warung Wardani
lokasi : Jl. Yudistira Denpasar Bali
buka : makan pagi, makan siang, makan malam
makanan : Nasi Campur Bali (Ayam)

Kafe Batujimbar
lokasi : Jl. Batujimbar Sanur
buka : makan siang, makan malam
makanan : Asia & Internasional

Kafe Wayang Bali
lokasi : Komp. Pertokoan Sanur Raya, Sanur
buka : makan siang, makan malam
makanan : Internasional


3.Ubud

Mosaic
lokasi : Jl. Raya Ubud
buka : makan siang, makan malam
makanan : Internasional

Murni's Warung
lokasi : Jembatan Sungai Campuhan Ubud
buka : makan siang, makan malam
makanan : Internasional

Ryoshi
lokasi : Jl. Raya Ubud
buka : makan siang, makan malam
makanan : Japanese

Jazz Cafe
lokasi : Jl. Tebesaya Ubud
buka : makan siang, makan malam
makanan : Indonesia & Internasional

Ary's Warung
lokasi : Jl. Raya Ubud
buka : makan siang, makan malam
makanan : Internasional

Terazo
lokasi : Sentral Ubud
buka : makan siang, makan malam
makanan : Asia & Internasional

Warung Ibu Oka
lokasi : Sentral Ubud
buka : makan siang
makanan : Babi Guling

Warung Nasi Kedewatan
lokasi : Kedewatan Ubud
buka : makan siang
makanan : Nasi Campur Bali (Ayam)

Bebek Bengil
lokasi : Ubud
buka : makan siang, makan malam
makanan : Indonesia, Asia & Internasional

Naughty Nuri's
lokasi : Jl. Raya Ubud
buka : makan siang, makan malam
makanan : Asia & Internasional

Semoga referensi ini dapat membantu anda,
SELAMAT MENCOBA !!!!!

Minggu, 21 Juni 2009

Makanan khas Bali

Ingat Bali,Ingat pula jajananya !!!

Beberapa makanan ini jangan sampai terlewatkan ya!
Kalau kamu emang tau Pergi ke Bali

Maka lo harus tahu makanan ini :

SATE LANGUAN

Sate Languan Sate ini terbuat dari ikan laut, kelapa muda, bumbu dan gula. Sate ini merupakan makanan khas kabupaten Klungkung, namun penyebarannya hampir di seluruh Bali. sate ini digunakan sebagai hidangan dan sajian pada upacara keagamaan.


Sate Lembat

Sate Lembat Sate lembat adalah sate yang dibuat dari daging yang ditumbuk halus, dicampur kelapa parut dan bumbu. Daging yang digunakan bisa daging babi, daging ayam, daging itik dan daging penyu. Sate ini juga digunakan untuk upacara keagamaan .


Nasi Kuning Bali

Nasi kuning Bali agak berbeda dari nasi kuning pada umumnya, terutama dari bumbu yang dipergunakan dan cara pengolahannya. Nasi kuning ini biasanya dibuat pada hari Raya Kuningan, yaitu hari raya umat Hindhu di Bali setiap 210 hari sekali.


MINUMAN CENDOL

Cendol adalah sejenis minuman yang dibuat dari campuran tepung beras dan tepung tapioka serta ditambah dengan santan dan gula merah. Cendol ini dibuat sebagai hidangan dan kadang-kadang ditambahkan es pada saat meminumnya.


NASI YASA

Nasi Yasa adalah makanan pokok (nasi kuning) yang dicampur dengan daging ayam, lalapan, telur dan saur. Biasanya nasi Yasa ini dibuat untuk upacara keagamaan seperti hari raya Saraswati, Çiwalatri dan juga untuk dihaturkan kepada leluhu.


LEMPET (PEPES IKAN TONGKOL)

Lempet adalah sejenis lauk pauk yang dibuat dari ikan laut jenis ikan languan atau ikan tongkol, ditambah bumbu, dikemas dengan daun pisang dan dipanggang di atas bara api tempurung kelapa. Lempet ini secara umum disebut dengan pesan (pepes).


MINUMAN BREM (MENGANDUNG ALKOHOL)

Brem adalah salah satu jenis minuman khas daerah bali yang dibuat dari beras ketan atau beras ketan hitam atau campuran kedua jenis beras ketan tersebut yang difermentasikan dengan ragi tape.


ANEKA SAMBAL BALI

Sambal Bali Sambal merupakan makanan dengan rasa pedas sebagai pelengkap dalam masakan Bali. Sedikit orang Bali yang makan nasi tanpa dilengkapi dengan sambal, yang juga digunakan dalam mempersiapkan berbagai hidangan berupa daging dan sayur.

Pulau bali

Letak Pulau BALI

PULAU BALI
Peta Pulau Bali

LETAK GEOGRAFIS PULAU BALI

Secara geografis Provinsi Bali terletak pada 8°3'40" - 8°50'48" Lintang Selatan dan 114°25'53" - 115°42'40" Bujur Timur. Relief dan topografi Pulau Bali di tengah-tengah terbentang pegunungan yang memanjang dari barat ke timur.

Provinsi Bali terletak di antara Pulau Jawa dan Pulau Lombok. Batas fisiknya adalah sebagai berikut:

  • Utara : Laut Bali
  • Timur : Selat Lombok (Provinsi Nusa Tenggara Barat)
  • Selatan : Samudera Indonesia
  • Barat :Selat Bali (Propinsi Jawa Timur)

Secara administrasi, Provinsi Bali terbagi menjadi delapan kabupaten dan satu kota, yaitu Kabupaten Jembrana, Tabanan, Badung, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Bangli, Buleleng, dan Kota Denpasar yang juga merupakan ibukota provinsi. Selain Pulau Bali Provinsi Bali juga terdiri dari pulau-pulau kecil lainnya, yaitu Pulau Nusa Penida, Nusa Lembongan, dan Nusa Ceningan di wilayah Kabupaten Klungkung, Pulau Serangan di wilayah Kota Denpasar, dan Pulau Menjangan di Kabupaten Buleleng. Luas total wilayah Provinsi Bali adalah 5.634,40 ha dengan panjang pantai mencapai 529 km.

Tabel Luas Wilayah Tiap Kabupaten di Provinsi Bali

Kabupaten/Kota

Ibukota

Luas
(km²)

Persentase
(%)

Jembrana

Negara

841,80

14,94

Tabanan

Tabanan

839,30

14,90

Badung

Badung

420,09

7,43

Denpasar

Denpasar

123,98

2,20

Gianyar

Gianyar

368,00

6,53

Klungkung

Semarapura

315,00

5,59

Bangli

Bangli

520,81

9,25

Karangasem

Amlapura

839,54

14,90

Buleleng

Singaraja

1.365,88

24,25

Jumlah

5.634,40

100,00



Pariwisata Pulau Bali

Pariwisata di daerah Bali merupakan sektor paling maju dan berkembang, tetapi masih berpeluang untuk dikembangkan lebih modern lagi. Daerah ini memiliki obyek wisata yang beragam, baik wisata alam, wisata sejarah maupun wisata budaya. Wisata alam, misalnya meliputi 47 obyek wisata, seperti panorama di Kintamani, Pantai Kuta, Legian, Sanur, Tanah Lot, Nusa Panida, Nusa Dua, Karang Asem, Danau Batur, Danau Bedugul, Cagar Alam Sangieh, Taman Nasional Bali Barat,dan Taman Laut Pulau Menjangan.

Wisata budaya meliputi 83 obyek wisata, seperti misalnya wisata seni di Ubud, situs keramat Tanah Lot, upacara Barong di Jimbaran dan berbagai tempat seni dan galeri yang sekarang banyak bermunculan di beberapa tempat di Pulau Bali. Obyek wisata budaya ini sangat berkembang pesat, apalagi banyak karya seni yang dihasilkan oleh pelukis dan pematung dari Bali. Harga lukisan dan patung buatan Bali, harganya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah. Bahkan, ada beberapa pelukis bule yang sudah lama menetap di Bali, seperti Mario Blanko, Arie Smith, Rudolf Bonner dan sebagainya.

Begitu pula dengan wisata sejarah, dapat dilihat berbagai peninggalan sejarah beberapa kerajaan seperti Karangasem, Klungkung, dan Buleleng. Potensi obyek wisata di Bali yang telah menyumbang devisa negara dan pendapatan asli daerah Bali, sebenarnya masih potensial untukdikembangkan lebih maju lagi. Kota Denpasar yang strategis dan memiliki fasilitas cukup baik dalam hal jasa perdagangan, serta punya bandar udara internasional, harus dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti pelayanan pariwisata dan perdagangan internasional.

Data wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Bali pada 1997, menurut BPS, mencapai 1.230.316 orang. Pada 1998, jumlah wisatawan asing agak menurun, yakni hanya 1.187.153 orang atau turun 3,51% dibandingkan 1997. sedangkan jumlah wisatawan domestik pada 1998 diperkirakan mencapai 300.000 orang. Para wisatawan itu berasal dari beberapa negara, seperti Amerika Serikat , Kanada, Jepang, Korea Selatan, Singapura, Malaysia, Australia, Inggris, Jerman, Perancis, Thailand, dan sebagainya. Jumlah hotel di seluruh Bali sampai 1998 ada sekitar 90 unti, dengan kapasitas kamar sebanyak 14.626 buah. Selain keindahan panoramanya, daya tarik pariwisata Bali antara lain juga dipengaruhi oleh kekhasan kesenian dan kebudayaannya, termasuk ritual agama Hindhu yang dianut mayoritas orang Bali, serta keramahan masyarakat di sana.

Sejak pertengahan 1980-an, di Bali mulai berkembang wisata jurang dan lembanh sungai. Salah seorang perintis wisata jurang ini adalah I Wayan Munut, yang membeli tanah di tepi jurang, untuk selanjutnya dibangun sebuah bungalow. Kemudian hal ini menjadi ngetrend di Bali hingga sekarang ini. Harga tanah yang pada awal 1980 di daerah lembah atau jurang ini hanya Rp 125.000-175.000 per are. Kini harga tanah jurang sudah mencapai ratusan juta rupiah per are. Ternyata banyak wisatawan mancanegara yang gemar (menggemari) wisata jurang, lembah, dan sungai ini.

Tempat hunian yang sekarang digemari wisatawan asing di Bali adalah Hotel yang dibangun di lereng-lereng tebing atau jurang, yang memberikan suasana magis bagi para penghuninya. Kalau pada 1970 hingga 1980-an, hotel tau losmen di tepi pantai yang mereka gemari, sekarang sudah berubah. Banyak wisman lebih senang menyepi atau menikmati wisata spiritual. Karena indahnya berbagai obyek pariwisata di Bali itu, citra (image) Bali lebih terkenal daripada Indonesia, di mata orang asing. Dan ini artinya dollar masih terus mengalir ke Pulau Dewata.


Rabu, 17 Juni 2009

Pura Besakih




Sejarah
Pura ini pada awalnya dibangun di suatu desa suci yang disebut Hulundang Basukih, yang kini dikenal sebagai Desa Besakih. Nama Besakih diambil dari kata "Basuki" atau dalam naskah kuno ditulis sebagai Basukir atau Basukih. Kata Basuki sendiri diambil dari kata Sanskerta "Wasuki" yang berarti "penyelamat".

Sementara, dalam mitologi Samudramanthana disebutkan bahwa Basuki adalah nama naga yang melingkari Gunung Mandara.

Cerita kuno menyebutkan bahwa Pura Besakih dibangun oleh Rsi Markandya dan pengikutnya sekitar abad ke-11. Pada waktu itu, Rsi Markandya ingin pergi ke Gunung Agung untuk membangun peristirahatan. Namun, proses pembangunannya bermasalah karena meninggalnya para pengikutnya akibat suatu penyakit. Untuk menyelamatkan para pengikutnya maka Rsi Markandya membuat sebuah tempat pemujaan terhadap Tuhan sebagai penyelamat. Tempat pemujaan tersebut disebut "Sanggar Basuki".

Lokasi:
Pura Besakih terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, sebelah Barat Daya Gunung Agung-sekitar 44 km dari Amlapura dan 62 km dari Denpasar.

Fasilitas:
Beberapa fasilitas penunjang pariwisata yang tersedia di daerah ini antara lain: warung makan, penjual buah-buahan, dan toko barang-barang seni. Tempat parkir juga tersedia dan pemandu wisata local yang selalu siap memberikan layanan terbaiknya.

Deskripsi:
Pura Besakih merupakan salah satu objek wisata yang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan tempat wisata lainnya. Pura Besakih menjadi terkenal karena kompleks candi yang didirikan disana, sehingga dikenal sebagai Pura Utama di Bali. Besakih yang menawarkan atmosfir religius dibangun berdasarkan pada empat arah.

Nusa Dua - Tanjung Benua

Obyek Wisata Bali - Nusa Dua - Tanjung Benoa

Nusa Dua dan Tanjung Benoa, terletak di ujung selatan pulau Bali namun memiliki daya tarik yang berbeda.

Nusa Dua dengan BTDC (Bali Tourism Development Center) dikenal sebagai pusat hotel berbintang di Bali. Hotel seperti Westin, Ayodya resort (dulunya Bali Hilton International), Grand Hyatt, Nusa Dua Beach dan Nikko Hotel ada di sini.

Sementara itu, Tanjung benoa dikenal sebagai pusat wisata air mulai dari parasailing, banana boat, Jet Ski, Rolling Donut, Flying Fish, Snorkeling, Scuba Diving, Glass Bottom Boat + Turtle island dan olahraga air lainnya dapat dinikmati di sini. Pantai di sini tidak berombak dan tenang sehingga sangat aman untuk liburan keluarga bersama putra-putri anda.

Permainan yang bisa dinikmati diantaranya :

* PARASAILING yaitu permainan dimana anda akan memakai payung parasut dan ditarik oleh speed boat mengeliling pantai Tanjung Benoa. Jadi persis seperti terjun payung beneran. Waktu permainan ini satu putaran kira2 4 menit di udara. Ketinggian tali yg menghubungkan antara parasut dengan speed boat kurang lebih 80 meter. Jadi lumayan tinggi terbangnya.


* JETSKI, yaitu permainan menggunakan kendaraan di pantai seperti sepeda motor. Jetski disini tidak bisa anda kendarai sendiri, harus didampingi oleh instruktur, mengingat di pantai TB banyak terdapat perahu2 dan aktivitas watersport lainnya, sehingga tabrakan bisa dihindari. Jangan khawatir, si instruktur ini hanya akan mengendarai dari pinggir pantai menuju ke tengah laut, nah sampai disana giliran anda yg nyetir, si instruktur boncengan. Waktu permainan ini adalah 15 menit. Kalau anda mau exciting mengendarainya, cobalah terjang ombak yg ada..maka anda akan merasakan sensasi nikmatnya berkendara jetski ini.


* BANANA BOAT, menggunakan perahu karet tunggal, anda akan ditarik oleh speed boat berkeliling pantai dalam waktu 15 menit. Kapasitas muatan banana boat ini adalah max 4 orang plus 1 orang instruktur sbg pendamping. Anda bisa minta diceburin ke air selama boat berjalan, atau kalau tidak mau basah..minta yg normal2 saja. Kurang seru sih kalau main banana boat tanpa nyebur.


* FLYING FISH, ini permainan paling anyar di Bali. 3 buah banana boat dijadikan satu dengan tambahan rubber boat melintang di depannya dan ada semacam sayap disamping kanan kiri. Flying Fish dimainkan max oleh 3 orang, yaitu 2 orang penumpang disisi kanan kiri dan 1 orang instruktur ditengah2. Posisi anda bisa beridir seperti mengendarai sepeda motor atau tidur terlentang. Flying Fish ini akan ditarik oleh speed boat berkecapatan tinggi dgn jalur melawan arah angin. Dengan demikian, flying fish akan terbang diatas air kira2 2 meter atau lebih bergantung pada kecepatan angin. Persis seperti layangan. Bagi yg suka tantangan, jangan melewatkan utk mencoba permainan ini.


* SNORKELING, yaitu berenang sambil melihat pemandangan bawah laut. Syarat utamanya anda harus bisa berenang. Dengan menggunakan masker dan fin, anda akan melihat ikan2 hias serta terumbu karang yg ada sambil berenang.


* SCUBA DIVING, yaitu menyelam. Daripada snorkeling, lebih bagus diving sekalian. Anda akan diberikan perlengkapan diving komplit, mulai dari pakaian, tangki oksigen dll. Diving tidak harus bisa renang, lebih baik kalo anda tdk bisa renang, karena lebih gampang. Satu wisatawan akan ditemani oleh satu instruktur di bawah air, jadi tidak perlu khawatir. Sebelumnya, anda akan di-brief dulu ttg cara2 menyelam yg benar. Kedalaman bagi pemula berkisar antar 3 meter - 7 meter didalam air selama 40 menit. Sambil membawa roti utk makanan ikan, anda akan melihat indahnya pemandangan bawah laut yg dipenuhi oleh terumbu karang yg cantik dan ikan hias warni-warni.


* GLASS BOTTOM BOAT & PULAU PENYU, adalah wisata yg paling cocok jika anda mengajak anak anda yg masih kecil. Dengan menaiki perahu yg dibawahnya ada kaca bening, anda akan diajak berlayar melihat akuarium bawah laut yg terdapat di pantai Tanjung Benoa. Sambil melemparkan roti dari perahu, ikan2 akan naik dan mengejar makanan tsb. Jumlahnya ratusan ekor dan berwarna warni. Demikian juga dgn pemandangan karang laut yg elok. Setelah puas melihat hal tsb, perahu akan meluncur menuju Pulau Penyu utk melihat lokasi penangkaran penyu, binatang yg cukup langka keberadaannya. Disini anda akan melihat telur penyu yg dikeram, kemudian penyu yg masih kecil2, penyu remaja sampai dengan penyu dewasa yg sudah siap menjadi induk. Jenis penyu tidak hanya satu saja, tapi ada beberapa jenis. Disamping itu, dilokasi ini juga terdapat binatang lain spt burung, kelelawar, ular, dll yg sangat jinak, sehingga bisa anda pegang utk di foto. Permainan ini berlangsung sekitar 1 jam.

Tertarik? Kenapa tidak mengajak keluarga anda menikmati olahraga air favorit anda di Tanjung Benoa.

Bedugul


Obyek Wisata Bali - Bedugul


Kawasan wisata Bedugul, yang terletak di kabupaten Tabanan, menawarkan suasana perbukitan yang menyejukkan dan keindahan danau Tamablingan.

Pernah ke Kintamani? Tempat ini juga menawarkan suasana perbukitan dengan suhu sekitar 18 derajat celcius plus danau yang begitu indah.

Untuk menikmati keindahan danau di sini, cukup dengan menyewa speed boat anda dapat berkeliling danau. Dekat dengan danau ini juga anda dapat menikmati hidangan santap siang di restoran lokal dengan menu masakan Indonesia maupun juga internasional.

Lelah bermain di danau? Sejukkan diri anda lagi dengan mengunjungi Kebun Raya Eka Karya Bedugul sambil membeli oleh-oleh berupa strawberry, yang merupakan salah satu sumber pendapatan penduduk setempat.

Kebun Raya ini merupakan salah satu hutan lindung yang berfungsi sebagai paru-paru udara di Bali, sehingga untuk menutup biaya operasional dan perawatan, kawasan ini pun dikomersilkan.

Ubud

Tempat Wisata Menarik Di Bali - Ubud

Ubud, yang terletak di kabupaten Gianyar, menawarkan wisata seni dan budaya untuk pengunjungnya.

Semenjak wisata di Bali booming, kawasan Ubud pun berkembangan menjadi sentra untuk hasil kerajinan seni di Bali mulai dari ukiran kayu, kerajinan emas dan perak, lukisan dan seni lainnya. Kehidupan budaya lokal Bali pun masih dijaga kuat di sini.

Tidak heran, di kawasan Ubud banyak dijadikan sebagai tempat belajar seni bagi utamanya wisatawan asing. Mereka tinggal di sini dan sehari-harinya diisi dengan belajar interaksi dengan penduduk lokal.

Desa Mas, di wilayah Ubud, dikenal sebagai pusat penghasil ukiran kayu yang tiada duanya. Hampir di sepanjang jalan dan rumah anda akan menjumpai ukiran seni khas Bali dalam bentuk galeri.

Lain halnya dengan desa Celuk yang dikenal sebagai pengrajin emas dan perak, juga menjadi tempat favorit untuk mendapatkan cinderamata.

Dalam rute perjalanan atau tour, dari Ubud perjalanan anda bisa dilanjutkan untuk mengunjungi Kintamani

Untuk kebutuhan akomodasi, Ubud menawarkan banyak pilihan yang menawarkan "private escape" suasana jauh dari keramaian dengan pemandangan perbukitan yang asri. Diantaranya Pitamaha resorts, Maya Ubud, Four Seasons Sayan Resort dan hotel berkelas internasional lainnya adalah sebagian kecil contoh.

Pasar Seni Sukawati

Obyek Wisata Bali - Pasar Seni Sukawati

Mau tau tempat belanja oleh-oleh selama ini? Mungkin anda juga sudah pernah ke sana. Apalagi kalau bukan Pasar Seni Sukawati.

Dengan menempuh perjalanan kurang lebih 1 jam dari Kuta, anda akan sampai di pasar seni ini yang menawarkan berbagai barang seni dengan harga jauh lebih murah dibandingkan tempat lain. Mungkin bisa dibilang sebagai "malioboro"nya Bali.

Barang kerajinan yang beraroma Bali banyak dijual di sini. Mulai baju kaos bermotif Bali, sprei, bingkai photo, dompet dan barang kebutuhan sehari-hari lainnya banyak dijual di sini. Menariknya, bagi yang hobby menawar, keahlian anda bisa diterapkan.

Pasar Seni Sukawati, Gianyar Bali merupakan tempat dijualnya barang-barang seni khas Bali sehingga cocok dijadikan oleh-oleh Bali untuk teman, saudara, atau sanak keluarga Anda. Barang-barang yang dijual cukup menarik dan harganya pun miring. Mulai dari sandal manik-manik, celana pendek khas Bali, pakaian, batik, tas, lukisan, patung kayu, bed cover, alat-alat rumah tangga sampai pernak-pernik dan perhiasaan dijual disini. Bagi yang punya keahlian menawar, disini jangan takut menawar, penjual tidak akan marah kalau kita menawar dengan harga rendah. Sepasang sandal manik-manik kalau kita pandai menawar bisa kita beli seharga sepuluh ribu rupiah. Bahkan dalam tawar menawar disarankan untuk menawar sepertiga dari harga jual….wow…


Tulamben

Obyek Wisata Bali - Tulamben

Tulamben merupakan desa yang berkembang menjadi obyek wisata karena memiliki potensi laut yang beraneka ragam.itu disebabkan karena posisinya yang strategis dan aneka keindahan alam sekitarnya. Dari sini kita bisa menyaksikan pemandangan yang mengagumkan dari Gunung Agung dari sisi barat. Disamping itu, Tulamben juga menawarkan panorama kehidupan laut yang menakjubkan.

Sejarah:
Tulamben adalah suatu desa yang namanya diambil dari kata "Batulambih". Batulambih berarti banyak batu yang diakibatkan oleh meletusnya Gunung Agung. Seiring dengan waktu, kata ini berubah menjadi Batulamben dan akhirnya diucapkan sebagai Tulamben.

Lokasi:
Objek wisata ini terletak di Desa Tulamben, Kecamatan Kubu-sekitar 102 km dari Denpasar dan 25km dari Amlapura.

Fasilitas:
Terdapat beberapa fasilitas pendukung pariwisata; misalnya, hotel, restoran, dan warung. Bagi wisatawan yang ingin melihat kehidupan bawah air, operator-operator selam tersedia.

Deskripsi:
Desa Tulamben tulamben berkembang menjadi objek wisata karena posisinya yang strategis dank arena keindahan alam sekitarnya. Dari sini kita bisa menyaksikan pemandangan yang mengagumkan dari Gunung Agung dari sisi barat. Disamping itu, Tulamben juga menawarkan panorama kehidupan laut yang menakjubkan.

Pura Uluwatu

Obyek Wisata Menarik Di Bali - Uluwatu

Uluwatu, yang terletak di ujung selatan pulau Bali dan mengarah ke samudra Hindia, merupakan tempat wisata yang menawan.

Apa yang menarik untuk dilihat di sini adalah pura yang berdiri kokoh di atas batu karang yang menjorok ke arah laut dengan ketinggian sekitar 50 meter. Di sore harinya sambil menikmati indahnya sunset, anda dapat menyaksikan pementasan tari bali yang terkenal hingga ke manca negara, tari Kecak.

Tidak hanya itu, bagi anda yang senang belajar sejarah, pura yang satu ini sarat akan nilai sejarahnya. Sejarahnya akan diuraikan sebagai berikut :

Dalam beberapa sumber disebutkan, sekitar tahun 1489 Masehi datanglah ke Pulau Bali seorang purohita, sastrawan dan rohaniwan bernama Danghyang Dwijendra. Danghyang Dwijendra adalah seorang pendeta Hindu, kelahiran Kediri, Jawa Timur.

Danghyang Dwijendra pada waktu walaka bernama Danghyang Nirartha. Beliau menikahi seorang putri di Daha, Jawa Timur. Di tempat itu pula beliau berguru dan di-diksa oleh mertuanya. Danghyang Nirartha dianugerahi bhiseka kawikon dengan nama Danghyang Dwijendra.

Setelah di-diksa, Danghyang Dwijendra diberi tugas melaksanakan dharmayatra sebagai salah satu syarat kawikon. Dharmayatra ini harus dilaksanakan di Pulau Bali, dengan tambahan tugas yang sangat berat dari mertuanya yaitu menata kehidupan adat dan agama khususnya di Pulau Bali. Bila dianggap perlu dharmayatra itu dapat diteruskan ke Pulau Sasak dan Sumbawa.

Danghyang Dwijendra datang ke Pulau Bali, pertama kali menginjakkan kakinya di pinggiran pantai barat daya daerah Jembrana untuk sejenak beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan dharmayatra. Di tempat inilah Danghyang Dwijendra meninggalkan pemutik (ada juga menyebut pengutik) dengan tangkai (pati) kayu ancak. Pati kayu ancak itu ternyata hidup dan tumbuh subur menjadi pohon ancak. Sampai sekarang daun kayu ancak dipergunakan sebagai kelengkapan banten di Bali. Sebagai peringatan dan penghormatan terhadap beliau, dibangunlah sebuah pura yang diberi nama Purancak.

Setelah mengadakan dharmayatra ke Pulau Sasak dan Sumbawa, Danghyang Dwijendra menuju barat daya ujung selatan Pulau Bali, yaitu pada daerah gersang, penuh batu yang disebut daerah bebukitan.

Setelah beberapa saat tinggal di sana, beliau merasa mendapat panggilan dari Hyang Pencipta untuk segera kembali amoring acintia parama moksha. Di tempat inilah Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh teringat (icang eling) dengan samaya (janji) dirinya untuk kembali ke asal-Nya. Itulah sebabnya tempat kejadian ini disebut Cangeling dan lambat laun menjadi Cengiling sampai sekarang.

Oleh karena itulah, Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh ngulati (mencari) tempat yang dianggap aman dan tepat untuk melakukan parama moksha. Oleh karena dianggap tidak memenuhi syarat, beliau berpindah lagi ke lokasi lain. Di tempat ini, kemudian dibangun sebuah pura yang diberi nama Pura Kulat. Nama itu berasal dari kata ngulati. Pura itu berlokasi di Desa Pecatu.

Sambil berjalan untuk mendapatkan lokasi baru yang dianggap memenuhi syarat untuk parama moksha, Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh sangat sedih dan menangis dalam batinnya. Mengapa? Oleh karena beliau merasa belum rela untuk meninggalkan dunia sekala ini karena swadharmanya belum dirasakan tuntas, yaitu menata kehidupan agama Hindu di daerah Sasak dan Sumbawa. Di tempat beliau mengangis ini, lalu didirikan sebuah pura yang diberi nama Pura Ngis (asal dari kata tangis). Pura Ngis ini berlokasi di Banjar Tengah Desa Adat Pecatu.

Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh belum juga menemukan tempat yang dianggap tepat untuk parama moksha. Beliau kemudian tiba di sebuah tempat yang penuh batu-batu besar. Beliau merasa hanya sendirian. Di tempat ini, lalu didirikan sebuah pura yang diberi nama Pura Batu Diyi. Juga di tempat ini Danghyang Dwijendra merasa kurang aman untuk parama moksha. Dengan perjalanan yang cukup melelahkan menahan lapar dan dahaga, akhirnya beliau tiba di daerah bebukitan yang selalu mendapat sinar matahari terik. Untuk memayungi diri, beliau mengambil sebidang daun kumbang dan berusaha mendapatkan sumber air minum. Setelah berkeliling tidak menemukan sumber air minum, akhirnya Danghyang Dwijendra menancapkan tongkatnya. Maka keluarlah air amertha. Di tempat ini lalu didirikan sebuah pura yang disebut Pura Payung dengan sumber mata air yang dipergunakan sarana tirtha sampai sekarang.

Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh kemudian beranjak lagi ke lokasi lain, untuk menghibur diri sebelum melaksanakan detik-detik kembali ke asal. Di tempat ini lalu didirikan sebuah pura bernama Pura Selonding yang berlokasi di Banjar Kangin Desa Adat Pecatu. Setelah puas menghibur diri, Danghyang Dwijendra merasa lelah. Maka beliau mencari tempat untuk istirahat. Saking lelahnya sampai-sampai beliau sirep (ketiduran). Di tempat ini lalu didirikan sebuah pura yang diberi nama Pura Parerepan (parerepan artinya pasirepan, tempat penginapan) yang berlokasi di Desa Pecatu.

Mendekati detik-detik akhir untuk parama moksha, Danghyang Dwijendra menyucikan diri dan mulat sarira terlebih dahulu. Di tempat ini sampai sekarang berdirilah sebuah pura yang disebut Pura Pangleburan yang berlokasi di Banjar Kauh Desa Adat Pecatu. Setelah menyucikan diri, beliau melanjutkan perjalanannya menuju lokasi ujung barat daya Pulau Bali. Tempat ini terdiri atas batu-batu tebing. Apabila diperhatikan dari bawah permukaan laut, kelihatan saling bertindih, berbentuk kepala bertengger di atas batu-batu tebing itu, dengan ketinggian antara 50-100 meter dari permukaan laut. Dengan demikian disebut Uluwatu. Ulu artinya kepala dan watu berarti batu.

Sebelum Danghyang Dwijendra parama moksha, beliau memanggil juragan perahu yang pernah membawanya dari Sumbawa ke Pulau Bali. Juragan perahu itu bernama Ki Pacek Nambangan Perahu. Sang Pandita minta tolong agar juragan perahu membawa pakaian dan tongkatnya kepada istri beliau yang keempat di Pasraman Griya Sakti Mas di Banjar Pule, Desa Mas, Ubud, Gianyar. Pakaian itu berupa jubah sutra berwarna hijau muda serta tongkat kayu. Setelah Ki Pacek Nambangan Perahu berangkat menuju Pasraman Danghyang Dwijendra di Mas, Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh segera menuju sebuah batu besar di sebelah timur onggokan batu-batu bekas candi peninggalan Kerajaan Sri Wira Dalem Kesari. Di atas batu itulah, Ida Pedanda Sakti Wawu Rauh beryoga mengranasika, laksana keris lepas saking urangka, hilang tanpa bekas, amoring acintia parama moksha.

Selain itu kawasan pantai di Uluwatu dengan ombaknya yang cukup besar sangat menantang untuk pencinta olahraga surfing. Tiap tahun event berlevel internasional selalu diadakan di pantai seputaran Uluwatu ini.

disadur dari :http://www.e-kuta.com

Ingin berwisata di Bali dengan nyaman serta fasilitas yang memuaskan,untuk info lebih lanjut Kunjungi :e-kuta.com/klik disini


Pantai Kuta

Obyek Wisata Bali - Pantai Kuta Bali


kuta bali pantai kuta bali

Pantai Kuta, pantai yang terkenal karena sunsetnya, selalu menjadi pilihan utama bagi wisatawan domestik maupun asing yang berlibur ke Bali.

Pantai dengan pasir putih ini membentang panjang sampai ke kawasan airport Bali, Gusti Ngurai Rai dan kawasan wisata Seminyak atau Kerobokan..

Di siang hingga sore hari, Pantai Kuta banyak digunakan sebagai kegiatan surfing, sunbathing, dan kegiatan santai lainnya. Di sore hari, banyak orang yang menghabiskan untuk bermain bola atau hanya sekedar menikmati indahnya sunset pantai Kuta..

Kuta yang terletak di bagian selatan pulau Bali, merupakan salah satu cikal bakal perkembangan pariwisata Bali. Dulunya tempat ini merupakan perkampungan nelayan Bali dan seiring berkembangnya pariwisata Indonesia dan Bali khususnya, penduduk lokal mulai menyewakan rumah pribadi untuk disewakan sebagai tempat penginapan.

Sekarang kawasan Kuta telah berkembang menjadi ikon pariwisata Bali atau lebih dikenal dengan sebutan International city karena merupakan tempat bertemunya wisatawan dari seluruh dunia dan juga wisatawan lokal.

Dilihat dari segi fasilitas Kuta memiliki fasilitas yang lengkap. Penginapan atau hotel, restoran, spa dan pendukung pariwisata lainnya banyak ter dapat di sini. merupakan tempat wisata yang banyak dipilih untuk menghabiskan liburan selama di Kuta. Pantai dengan pasir putih ini dipilih sebagai tempat olahraga surfing dan juga sangat cocok untuk tempat bersantai sambil menantikan indahnya sunset pantai Kuta. Tidak salah ribuan wisatawan selalu memadati pantai ini.

Para Wisatawan yang berlibur di Bali tidak akan pernah lupa untuk berkunjung ke pantai Kuta, terutama pada saat matahari akan terbenam. Pantai Kuta merupakan salah satu tempat di Bali untuk melihat panorama terbenamnya matahari selain Pura Uluwatu, Pura Tanah Lot atau pantai Jimbaran. Dapat kita bayangkan setiap hari terutama pada sore hari pantai Kuta akan penuh dengan wisatawan domestic maupun mancanegara, menantikan matahari terbenam, berenang, atau sekedar jalan-jalan di sepanjang bibir pantai. Yang membuat pantai ini juga terkenal adalah ombaknya yang cukup tinggi untuk melakukan olah raga air terutama berselancar (surfing). Tidak heran kalau disepanjang pantai dapat dengan mudah kita menjumpai papan selancar yang disewakan.


disadur dari :http://www.e-kuta.com

Ingin berwisata di Bali dengan nyaman serta fasilitas yang memuaskan,untuk info lebih lanjut Kunjungi :e-kuta.com/klik disini atau
tour ke bali



Postingan Lama Beranda
;;
 
The current mood of v2ni2 at www.imood.com